Kamis, 29 Mei 2014

Kelebihan dan Kekurangan High Heel dan Flat Shoes

OPINI |






































































































Ternyata, menurut pakar kesehatan, pemakaian high heel dan flat shoes yang berlebihan memiliki resiko yang buruk bagi kesehatan.
 Mike O’Neil, seorang konsultan bedah pediatric menyatakan bahwa pemakaian flat shoes maupun high heels dalam waktu lebih dari 6 bulan terus menerus mempunyai resiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Kekurangan Flat Shoes
Kelihatannya sepatu datar tidak akan menimbulkan kendala apapun, rata-rata pemakai menyatakan nyaman memakai sepatu jenis ini, tetapi ternyata menurut ahli tidaklah demikian. Flat Shoes dapat membuat sakit pada kaki, bengkak pada jempol kaki, peradangan pada kaki, maupun nyeri di tulang punggung belakang dan radang sendi (arthritis).

Kekurangan High Heels
Alyssa B Dufour dari Institute for Aging Research of Hebrew Senior Life atas dasar hasil penelitiannya selama 6 tahun (2002-2008) menyatakan bahwa pemakain high heels pada wanita dapat menyebabkan terjadinya nyeri di bagian belakang kaki.
Namun bukan berarti kedua jenis alas kaki favorit para kaum Hawa tersebut tidak memiliki kelebihan. Untuk high heels misalnya, para pemakainya akan terlihat memiliki kaki yang jenjang, seksi dan anggun. Menghilangkan tonjolan-tonjolan urat lutut serta memperbaiki otot panggul. Selain itu, menurut peneliti asal Italia, pemakaian high heels mampu meningkatkan gairah seks pada wanita sehingga lebih “menarik” ketika di atas ranjang dibandingkan wanita pemakai flat shoes. Sementara kelebihan pemakai flat shoes adalah mengurangi resiko kaki terkilir dan gangguan kesehatan pada tulang belakang.

Agar pemakai dapat memperoleh manfaat dari high heels maupun flat shoes, berikut beberapa tips untuk kaum wanita agar tetap tampil jelita namun tidak melupakan kesehatan:

1. Hindari pemakaian model sepatu yang sama dalam kurun waktu yang lama. Selang-seling dalam memakai jenis high heels dan flat shoes akan mengurangi beban kaki.
2. Menjaga berat badan ideal. Tujuannya, agar mengurangi beban berat bagi telapak kaki.
3. Pilih alas kaki yang memiliki tinggi tumit 2,5 cm (1 inci) untuk aktivitas sehari-hari.
4. Hindari menggunakan alas kaki ketika di rumah.
5. Lakukan relaksasi, seperti merendam kaki dengan air hangat atau pijat pada kaki setelah beraktivitas yang panjang seharian.


Apa Sih Bagus nya Merokok?!


Fakta Keburukan Kompleks dalam Rokok


Bagi perokok yang merasa keburukan pada rokok terlalu dilebih-lebihkan, mungkin dapat mempertimbangkan kembali asumsinya setelah meninjau beberapa fakta dibawah ini yang didapat dari berbagai sumber.

Fakta 1 :
Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.

Fakta 2:
Perokok juga berisiko tinggi mengalami komplikasi atau sukarnya penyembuhan luka setelah pembedahan termasuk bedah plastik dan rekonstruksi, operasi plastik pembentukan payudara dan operai yang menyangkut anggota tubuh, bagian bawah.

Fakta 3:
Dalam kasus yang berlanjut, rokok dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga memudahkan tubuh terpapar infeksi. Sebagaimana disertasi yang disampaikan Sri Lelyati Masulili dalam pengukuhannya meraih gelar doctor di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia di Jakarta, belum lama ini.

kimiapadarokok Fakta Keburukan Kompleks dalam Rokok
Bahan kimia Rokok

kimiapadarokok Fakta Keburukan Kompleks dalam RokokFakta 4:
Komponen gas asap rokok adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi dan menimbulkan kanker (karsinogen). Sebetulnya apa sih zat-zat tersebut dan bagaimana mereka membahayakan tubuh?

Nikotin. Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan.
Timah hitam (Pb) yang dihasilkan sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkung rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Bisa dibayakangkan bila seorang perkok berat menghisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh.
Gas karbonmonoksida (CO) memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernasapan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen maka gas CO ini merebut tempatnya “di sisi” hemoglobin. Jadilah hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen. Sementara dalam darah perokok mencapai 4-15 persen. Orang yang merokok dalam waktu yang cukup lama (perokok berat) konsentrasi COHb dalam darahnya sekitar 6,9%. Hal inilah yang menyebabkan perokok berat mudah terkena serangan jantung. Penurunan kesadaran sehingga terjadi banyak kecelakaan, fungsi sistem kontrol syaraf turun serta fungsi jantung dan paru-paru menurun bahkan dapat menyebabkan kematian.
Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok dan bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernafasan dan paru-paru. Pengedapan ini bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24-45 mg.Tar dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang paling sering tejadi yang disebabkan oleh plak bakteri dan faktor lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan mempermudah perlekatan plak. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok daripada bukan perkok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukung gigi pasien perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi.
Asbes, merupakan serat mineral silika yang bersifat fleksibel, tahan lama dan tidak mudah terbakar. Asbes banyak digunakan sebagai penghantar listrik dan penghantar panas yang baik. Asbes banyak digunakan sebagai isolator panas dan pada pipa saluran pembuangan limbah rumah tangga, dan bahan material atap rumah. Asbes banyak digunakan dalam bahan-bahan bangunan. Jika ikatan asbes dalam senyawanya lepas, maka serat asbes akan masuk ke udara dan bertahan dalam waktu yang lama.
Bioaerosol; Kontaminan biologi seperti virus, bakteri, jamur, lumut , serangga atau serbuk sari tumbuhan. Kontaminan biologi tersebut jika dihembus oleh angin akan masuk ke udara dan mencemari udara bersih.
Formaldehid merupakan aldehid sederhana. Gas formaldehid tidak berwarna dan diemisikan dari bahan-bahan bangunan, industri rumah tangga atau proses pembakaran. Formaldehid juga terdapat pada produk kayu yang dipres, papan, papan dinding, tekstil (seperti pada karpet dan pakaian). Formaldehid dapat masuk ke udara akibat terjadi pengikisan dan penguapan akibat panas yang tinggi.
Bahan-bahan pertikulat,
Dalam kehidupan sehari-hari pertikulat dikenal dengan istilah debu yang berterbangan di udara. Partikulat juga bisa ditemui dalam bentuk logam-logam berta yang jika terhirup oleh manusia akan mengakibatkan penyakit.
Senyawa organik volatil (Volatil Organic Compound),
Senyawa organik volatil (VOC) mudah menguap pada suhu kamar. VOC sering ditemui dalam bentuk aerosol yang terdapat pada pembersih, cat, vernis, produk-produk kayu yang di-pres, pestisida, dan semir.

Sumber lain menambahkan:
Acetone (kepingan cat)
Tar (tar jalan raya)***
Naphthylamine
Methanol (bahan pembakar roket)
Nicotine (racun serangga dan hama)
Pyrene***
Naphthalena (mothballs atau kamper)
Cadmium (bahan yang digunakan dalam baterai mobil-mobilan)***
Carbon Monoxide (gas beracun asap pembuangan kendaraan bermotor)
Bezopyrene***
Vinyl Cloride (membuat PVC atau pipa paralon)***
Hydrogen Cyanide (racun dalam saluran gas)
Toluidine***
Ammonia (pencuci lantai)
Urethane***
Toluene (larutan industri)
Arsenic (racun semut putih)***
Nickel***
Phenol (obat pembasmi dan pembunuh kuman)
Butane (bahan pembakar pemantik api)
Polonium-210***
DDT (racun serangga)

Keterangan: Tanda *** merupakan penyebab kanker.

Wah, jika bahan-bahan pembuat rokok sebegitu bahayanya, apakah itu tidak bisa menjadi bukti yang sangat kuat untuk mengharamkan rokok?

BERSAMBUNG…


Source : http://dokternasir.web.id
 Penyebab Tidur Mendengkur dan Cara Mengatasinya 

 Banyak orang ketika tidur mendengkur. Volume dan frekuensi dengkuran yang dialami seseorang dapat menunjukan apakah dia memiliki gangguan tidur yang dapat mengancam nyama atau tidak, seperti apnea tidur obstruktif. Gangguan tidur ini dapat berakibat menghentikan pernafsan atau membuat pernafasan menjadi dangkal. 
Baca artikel kami sebelumnya tentang 7 Tips Ampuh Memutihkan Kulit Ketiak yang Hitam. Dengkuran yang keras merupakan gejala paling umum dari apnea tidur obstruktif yang diderita oleh banyak orang. Beberapa orang tidak menyadari bahwa meraka tidur dengan mendengkur jarang sekali terbangun oleh suara dengkurannya.
 Gangguan mendengkur ini dapat terjadi pada pasien yang kekurangan pasokan oksigen yang masuk ke dalam tubuh ketia mereka tidur. Penyebab Tidur Mendengkur dan Cara Mengatasinya tidur-mendengkur 

Alasan Mengapa Anda Sering Tidur Mendengkur Kejadian mendengkur pada banyak orang dipicu oleh menyempitnya saluran udara, baik ditenggorokan maupun lubang hidung yang mengontrol jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Sebenarnya, suara yang  muncul pada orang mendengkur disebabkan oleh getaran yang dibuat oleh udara karena  "usahanya" untuk dapat masuk  ke dalam tubuh melalui langit-langit mulut, tonsil, uvula, lidah, dan otot-otot yang ada pada tenggorokan. Jika udara yang anda hirup tidak dapat bergerak bebas melalui hodung dan mulut, maka memungkinkan anda untuk mengalami mendengkur saat  tidur. Mengetahui pola dengkuran Sangat penting untuk mengetahui pola tidur dan dengkuran anda. Posisi tidur akan mengungkapkan lebih banyak hal, termasuk menjawab pertanyaan mengapa anda bisa mendengkur ketika tidur. Mendengkur di semua posisi tidur : Menunjukkan dengkuran anda lebih parah dan membutuhkan penanganan yang lebih komperehensif. Mendengkur dengan mulut tertutup : Menunjukkan adanya masalah dengan lidah anda. Mendengkur saat tidur telentang : Hal ini dinilai ringan, cukup mengubah kebiasaan tidur dan gaya hidup yang lebih baik. Mendengkur dengan mulut terbuka : Menunjukkan adanya masalah dengan jaringan di tenggorakan anda. 
Faktor Yang Mempengaruhi Anda Mendengkur Saat Tidur 
1. Usia Seiring bertambahnya usia yang semakin tidak muda lagi, tenggorokan akan menjadi sempit dan kekencangan otot di tenggorokan akan menurun. 
2. Masalah Pada Hidung dan Sinus Udara yang terhalang masuk akibat permasalahan pada hidung dapat membuat proses pernapasan menjadi lebih sulit sehingga menyebabkan seseorang tidur mendengkur. 
3. Gaya Hidup Tidak Sehat Gaya hidup tidak sehat seperti mengonsumsi alkohol dan merokok dapat meningkatkan relaksasi otot yang mendorong anda untuk lebih mudah mendengkur. Hal ini juga berlaku pada pengonsumsian obat-obatan tertentu. 
4. Kondisi Tubuh Tertentu Pria memiliki saluran udara yang sempit dibandingkan dengan wanita, jadi kemungkinannya pria lebih mungkin mendengkur. Tenggorokan yang sempit, langit-langit mulut yang terbelah, kelenjar gondok yang membesar, dan atribut-atribut fisik lainnya juga menjadi faktor mengapa seseorang mendengkur, dan hal ini sifatnya bisa diturunkan. 
5. Posisi Tidur Tidur telentang menyebabkan daging tenggorokan anda menjadi rileks dan terblokirnya saluran udara, sehingga dapat menyebabkan anda tidur mendengkur. 
6. Kelebihan berat badan (Obesitas) Jaringan lemak pada tubuh dan otot yang lemah berkontribusi menyebabkan dengkuran.
 Solusi yang Tepat Untuk Mengatasi dan Mencegah Mendengkur Saat Tidur Ada begitu banyak piranti atau alat-alat di pasaran yang mengklaim bisa mengatasi masalah dengkuran yang anda alami. 

Sayangnya, banyak diantaranya masih belum terbukti keampuhannya. Sedangkan para ahli lebih menekankan ke ‘teknik-teknik’ tertentu yang telah terbukti keefektifannya, walaupun hasilnya berbeda pada setiap orang, tergantung usaha dan gaya hidupnya. 
Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mengetahui penyebab mengapa anda tidur mendengkur. Catat pola tidur anda, bisa meminta bantuan anggota keluarga atau menggunakan rekaman visual ketika anda sedang tidur. Hal ini agar bisa diketahui pola dengkuran yang anda alami. Dengan mengetahui pola dengkuran anda, hal tersebut bisa memperjelas penyebab mengapa anda sering mendengkur saat tidur, apa yang membuatnya bertambah parah, dan ini semakin mempermudah penanganan yang akan dilakukan. Penanganan mandiri Ada banyak hal yang dapat anda lakukan sendiri agar anda bisa berhenti mendengkur. 
Usaha-usaha yang dapat anda lakukan seperti berikut ini : 
Melakukan Aktifitas Fisik / Olahraga Selain bisa menurunkan berat badan, olahraga akan bermanfaat positif bagi bagian tubuh anda seperti lengan, kaki, dan perut, serta juga membantu mengencangkan otot di tenggorokan anda yang pada akhirnya akan mengatasi masalah dengkuran anda. 
Tidur Menyamping Hindari tidur telentang, karena hal tersebut akan membuat lidah dan jaringan lunak di mulut semakin menuju ke dalam, serta akan menyumbat aliran udara yang ingin masuk dan pada akhirnya menyebabkan anda tidur dalam keadaan mendengkur. 
Hindari Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Mengonsumsi alkohol, obat tidur, dan obat penenang bisa mengendurkan otot-otot di tenggorokan dan mengganggu pernapasan. Khusus bagi anda yang memang membutuhkan obat tidur dan penenang, konsultasikan lebih lanjut kepada dokter anda. Hal ini karena ada beberapa jenis obat tidur atau penenang yang bisa membuat anda mendengkur lebih parah. Menerapkan Pola Tidur yang Teratur Tetapkan jam tidur anda, serta pastikan anda mendapatkan durasi waktu tidur yang cukup dan kualitas tidur yang baik. 
Jika tidur anda berkualitas, hal itu bisa meminimalkan risiko anda untuk mendengkur. Menghilangkan Kebiasaan Merokok Jika anda seorang merokok, peluang anda untuk mendengkur lebih tinggi. Merokok dapat menyebabkan penyempitan saluran udara akibat adanya iritasi selaput di hidung dan tenggorokan. Oleh sebab itu, segeralah berhenti merokok. Menghindari Kafein dan Makanan Berat Sebelum Tidur Pastikan untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman berat dan berkafein dua jam sebelum waktu tidur. Produk susu dan susu kedelai termasuk yang sebaiknya tidak anda konsumsi tepat sebelum tidur. Menjaga Udara Kamar Tidur Tetap Lembab Jagalah kamar tidur anda dalam keadaan lembab, anda bisa menggunakan humidifier(alat pelembab udara). Udara yang kering bisa mengiritasi selaput di hidung dan tenggorokan, yang akan memperbesar peluang anda untuk tidur dengan mendengkur. Menurunkan  Berat Badan Menurunnya berat badan walaupun hanya sedikit bisa mengurangi jaringan lemak di bagian belakang tenggorokan dan mengurangi atau bahkan bisa membuat anda berhenti mendengkur. Anda bisa melakukannya dengan program diet ataupun olahraga. Tidur Dengan Kepala Lebih Tinggi Memposisikan kepala anda lebih tinggi dari badan beberapa inci dapat mempermudah pernapasan anda dan mendorong lidah serta rahang untuk bergerak ke depan. Maka dari itu, gunakanlah bantal ketika tidur. Di pasaran, sudah banyak tersedia bantal khusus yang dapat mencegah anda tidur dalam keadaan mendengkur dan memastikan otot leher anda tidak mengkerut. Pastikan Hidung Anda Tidak Tersumbat Hidung tersumbat bisa membuat proses penghirupan udara akan lebih sulit sehingga membuat tenggorokan anda mengalami kekosongan akibat tidak adanya udara. Hal ini pada akhirnya membuat anda tidur mendengkur. Untuk mengatasi hidung tersumbat, anda bisa menghirup uap air panas atau minyak kayu putih, minum jeruk nipis hangat, berkumur dengan air garam, dan lain sebagainya. Latihan tenggorokan Bisa anda terapkan selama 30 menit setiap hari, latihan tenggorokan dapat menjadi cara yang efektif untuk mengurangi atau menghentikan dengkuran. Ucapkan suara vokal tertentu seperti (a-i-u-e-o) berulang kali agar dapat memperkuat otot-otot di saluran pernapasan bagian atas. Hal ini akan mengurangi dengkuran anda. Selain itu ada beberapa tips lain yang bisa anda terapkan seperti : Tempatkan ujung lidah anda di belakang gigi depan-atas anda. Kemudian geser lidah anda ke belakang (mundur). Lakukan selama 3 menit sehari. Tutup mulut anda kemudian kerutkan bibir anda. Tahan selama 30 detik. Buka mulut anda dan gerakkan rahang anda ke sebelah kanan. Tahan selama 30 detik kemudian ganti gerakkan rahang ke sebelah kiri. Dengan mulut terbuka, kontraksikan otot di bagian belakang tenggorokan anda berulang kali selama 30 detik.
 Tip : Lihatlah di cermin untuk mengetahui uvula (“bola menggantung di tenggorokan”) bergerak naik dan turun. Demikianlah informasi singkat tentang penyebab tidur mendengkur dan cara mengatasinya. Hubungi dokter lebih lanjut apabila kondisi anda dirasa sudah parah. Semoga artikel kesehatan ini bermanfaat. 


Source : http://www.doktergaul.net

Selasa, 27 Mei 2014

Cewek Cantik Dan Pandai - Musisi berbakat Sheryl Sheinafia

Cara Alami Menghilangkan Bau Mulut



Cara Alami Menghilangkan Bau Mulut 
Bau mulut merupakan salah satu masalah yang sangat berkaitan erat dengan rasa percaya diri seseorang.
Semakin bau aroma mulut seseorang, maka semakin berkuranglah rasa percaya dirinya untuk berinteraksi dengan orang lain.
Bau mulut sendiri disebabkan oleh banyak faktor, bau mulut umumnya terjadi karena masalah gigi berlubang atau kurang perawatan pada gigi.
Selain itu, bau mulut juga bisa timbul akibat mengkonsumsi makanan yang berbau tak sedap seperti jengkol, bawang dan petai atau juga karena tak rajin menggosok gigi.
 
Selain itu, bau mulut juga bisa disebabkan oleh mulut kering karena tidak mengkonsumsi apapun. Mulut kering tersebut bisa saja terjadi karena Anda telat sarapan atau jarang minum air putih.

Cara Alami Menghilangkan Bau Mulut

Bau mulut bisa diatasi dengan cara-cara alami yang bisa Anda lakukan sendiri, untuk Anda yang belum memiliki penyakit bau mulut, Anda bisa menghindarinya dengan melakukan cara-cara di bawah ini:
Hindari makanan makanan yang berbau tak sedap
Untuk Anda yang hobi makan petai atau jengkol, Anda bisa membatasi konsumsi makanan makanan tersebut. Anda juga bisa menggantinya dengan lalapan makanan lainnya yang jauh lebih sehat seperti sayuran hijau dan lain lain.
Hindari konsumsi bawang putih dan bawang merah
Mengkonsumsi bawang bawangan, terutama bawang putih dan bawang merah memang bisa menyehatkan tubuh Anda. Bawang putih sendiri dikenal sebagai salah satu obat darah tinggi dan penyakit jantung.
Tapi mengkonsumsi bawang bawangan secara berlebihan akan menyebabkan bau mulut yang tentunya sangat mengganggu. Bukan hanya bau mulut, mengkonsumsi bawang bawangan juga akan menyebabkan bau badan.
Hindari minuman beralkohol
Minuman beralkohol bisa menyebabkan bau mulut yang sangat menyengat. Selain minuman beralkohol, minuman bersoda juga bisa menyebabkan bau mulut yang tak mudah untuk dihilangkan hanya dengan menggosok gigi.
Hindari merokok
Merokok merupakan salah satu penyebab bau mulut, apalagi jika Anda merupakan salah satu perokok berat, bau mulut yang diakibatkan oleh rokok biasanya lebih sulit untuk dihilangkan dibandingkan dengan bau mulut yang diakibatkan oleh yang lainnya.
Atur pola makan
Telat makan tentunya sangat tidak bagus untuk kesehatan. Selain bisa menyebabkan penyakit maag, telat makan juga bisa menyebabkan bau mulut yang sangat tidak sedap.
Itulah tips cara menghindarkan diri dari bau mulut. Untuk Anda yang sudah terkena bau mulut, Anda bisa mengatasinya dengan cara cara dibawah ini:
Gosok gigi setiap hari
Gosoklah gigi Anda setelah makan dan sebelum tidur. Gunakanlah pasta gigi yang lebih segar dan bisa menghilangkan bau mulut Anda.


Senin, 26 Mei 2014

INILAH 7 PENYEBAB KAMAR DAN RUMAH JADI BERANTAKAN

Siapa yang merasa sering menemui kamar dan rumah yang berantakan? yang barang-barangnya berserakan dimana-mana? Atau jangan-jangan kamar dan rumah kita sendiri yang berantakan? Kamar dan rumah yang berantakan alias tidak rapi memang tidak sedap dipandang mata. Kondisi kamar dan rumah yang berantakan dapat mempengaruhi keadaan fisik dan psikologis kita. Kita memang lebih menyukai lingkungan yang rapi dan bersih. Dimana-mana yang namanya lingkungan yang berantakan pasti membuat kita merasa tidak nyaman, termasuk jika itu adalah lingkungan kita sendiri.
Lingkungan yang tidak rapi dapat menyebabkan timbulnya penyakit. Jika dibiarkan terus menerus berantakan karena mungkin saja ada tikus, kecoa, dan kawan-kawan yang datang untuk berkunjung sehingga dapat menyebabkan datangnya penyakit. Wah, naudzubillahi min zalik!
Selain itu, secara psikologis pasti ada rasa ketidaknyamanan yang timbul jika lingkungan kita berantakan. Misalnya kita sedang mencari dokumen penting yang ada di dalam kamar kita tetapi karena kamar kita berantakan maka kita kesulitan mencari dokumen itu. Padahal dokumen itu harus segera kita dapatkan. Nah, pasti ada rasa kesal kan?
Sebagai manusia biasa, mungkin kamar atau rumah kita pernah berantakan. Mari kita selidiki apa penyebab kamar dan rumah kita jadi berantakan.

1. Malas
Malas ini merupakan alasan yang sering dipakai oleh banyak orang yang menyebabkan kamar atau rumahnya jadi berantakan. Malas memang wajar ada pada manusia, tetapi apabila rasa malas itu punya porsi yang lebih besar daripada keinginan untuk membersihkan rumah, maka itulah yang dapat menyebabkan kita tidak punya keinginan untuk membereskan kamar dan rumah kita.

2. Terlalu banyak barang
Seluas apapun kamar atau rumah kita, jika barangnya sangat banyak maka kita pasti akan kesulitan untuk membersihkannya. Barang yang banyak juga membuat ruangan jadi sempit sehingga jika tidak benar-benar menyusunnya dengan rapi, kamar dan rumah pun akan lebih sering terlihat berantakan.

3. Sibuk
Banyak orang yang karena ia terlalu sibuk, ia tidak punya waktu untuk membereskan kamar atau rumahnya. Tetapi tidak semua orang yang punya kesibukan padat punya kamar dan rumah yang berantakan. Kalau kita bisa mengatur waktu dengan baik maka Insya Allah kita bisa punya kamar dan ruangan yang tidak berantakan.

4. Tidak adil
Apakah ada yang kaget mengapa perilaku tidak adil dapat menyebabkan kamar dan rumah jadi berantakan? Adil dapat diartikan sebagai perilaku ketika kita menempatkan sesuatu pada tempatnya. Kalau kita tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya, maka kita tidak adil, kan? Jika barang-barang yang sudah disusun rapi dan punya tempatnya masing-masing, tapi ketika kita mengambilnya kita letakkan bukan ditempatnya, maka itulah yang dapat menyebabkan kamar dan rumah jadi berantakan.

5. Pelupa
Jika lupa dimana tempat barang yang kita perlukan, maka kita dapat membongkar tempat-tempat lain yang ada di kamar dan di rumah sampai semua barang yang ada di tempat itu keluar. Selain itu, ketika kita lupa mengembalikan suatu barang pada tempatnya, maka akan semakin berantakanlah lingkungan kita.

6. Lelah
Orang yang sedang lelah maka tidak punya tenaga untuk membereskan kamar dan rumah. Oleh karena itu, ketika kita merasa lelah beristirahatlah dulu baru membereskan kamar dan rumah. Jangan terlalu memaksakan diri. Dengan istirahat yang cukup, maka Insya Allah kita punya energi yang lebih besar. Tetapi jangan juga beristirahatnya terlalu berlarut-larut sehingga dapat membuat kamar dan rumah semakin berantakan.

7. Orang-orang di lingkungan yang tidak mendukung
Ini bahaya juga loh, karena ketika kita tinggal bersama orang yang tidak biasa dengan lingkungan yang rapi. Maka kita bisa ikut terpengaruh sehingga dapat menjadi malas juga untuk membersihkan kamar atau rumah kita. Selain itu, jika kita rajin bersih-bersih tapi orang-orang di lingkungan kita merupakan orang yang malas bersih-bersih, maka mungkin saja timbul perasaan, aku capek-capek membersihkan, mereka seenaknya memberantakkan! kalau sudah begitu, maka ingatlah keikhlasan dalam bekerja. Kalau perlu ajaklah orang-orang di sekitar kita untuk bersih-bersih. Kalau perlu buatlah jadwal piket di rumah dan harus ada konsekuensi yang diterima jika tidak melaksanakan tugas piketnya.
Dengan mengetahui penyebab kamar dan rumah jadi berantakan, semoga kita bisa mencegahnya sehingga lingkungan kita selalu dalam bersih dan rapi.
Salam rapi dan bersih!

^_^


Source : http://norlatifahoctavia.blogdetik.com/